Agio Saham: Konsep, Hukum Korporasi, dan Perspektif Hukum Islam

Authors

  • Eka Wahyu Hestya Budianto Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim image/svg+xml Author

Keywords:

agio saham, tambahan modal disetor, hukum korporasi, pasar modal syariah, musyarakah

Abstract

Share premium is the excess of the issuance price of shares over their par value, recorded as additional paid-in capital within the company’s equity structure. This article aims to examine the concept of share premium in corporate practice, its relevance to Indonesian corporate law, and its status and conditions for compliance under Islamic law. The method employed is a normative study based on literature review, analyzing relevant sources of positive law, accounting, and Islamic economic law. The findings indicate that share premium does not constitute the company’s operational profit but is rather a component of the capital structure arising from capital contributions at prices exceeding par value. From the perspective of Islamic law, share premium is not automatically categorized as prohibited; rather, its validity depends on the process of its formation. Share premium is considered consistent with Sharia principles when it arises from fair pricing, information transparency, and the voluntary consent of the parties, free from elements of riba, gharar, maysir, tadlīs, and other unlawful practices. Conversely, share premium becomes problematic under Sharia when the “premium” is formed through information manipulation, market manipulation, or practices that violate the principles of justice in muamalah.

Agio saham merupakan selisih lebih antara harga penerbitan saham dengan nilai nominalnya yang dicatat sebagai tambahan modal disetor dalam struktur ekuitas perusahaan. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep agio saham dalam praktik korporasi, relevansinya dengan hukum perusahaan Indonesia, serta status dan syarat kepatuhan agio saham menurut perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah kajian normatif berbasis studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber hukum positif, akuntansi, dan hukum ekonomi syariah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa agio saham bukan merupakan keuntungan operasional perusahaan, melainkan bagian dari struktur permodalan yang lahir dari transaksi penyetoran modal pada harga yang melampaui nilai nominal. Dalam perspektif hukum Islam, agio saham tidak dikategorikan haram secara otomatis, melainkan keabsahannya bergantung pada proses terbentuknya: agio saham dipandang selaras dengan prinsip syariah apabila lahir dari penetapan harga yang wajar, transparansi informasi, dan kerelaan para pihak, serta terbebas dari unsur riba, gharar, maysir, tadlīs, dan praktik batil lainnya. Sebaliknya, agio saham menjadi problematik secara syariah apabila “premium” tersebut terbentuk melalui rekayasa informasi, manipulasi pasar, atau praktik yang mencederai keadilan muamalah.

References

Abubakar, L., & Handayani, T. (2017). Kesiapan infrastruktur hukum dalam penerbitan sukuk (surat berharga syariah) sebagai instrumen pembiayaan dan investasi untuk mendorong pertumbuhan pasar modal syariah Indonesia. Jurnal Jurisprudence, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v7i1.4348

Afriana, A., & Sujatmiko, B. (2015). Perlindungan hukum investor pasar modal akibat kepailitan perusahaan terbuka ditinjau dari hukum kepailitan dan hukum perusahaan Indonesia. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law), 2(2), 250–268. https://doi.org/10.22304/pjih.v2n2.a3

Ambarita, B., Hasiholan, R., Faizah, S., & Wijaya, S. (2024). Perpajakan atas aksi korporasi Bank Syariah Indonesia. Journal of Law Administration and Social Science, 4(2), 249–254. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i2.352

Asahra, F., Primadi, H., Mulya, M. B., & Wijaya, S. (2023). Aspek perpajakan atas aksi korporasi PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Journal of Law Administration and Social Science, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.54957/jolas.v3i1.351

Azis, B. P. A., Nainggolan, B. R. P., Laksonoputra, N. S., Rahman, H. T., & Wijaya, S. (2022). Penggabungan usaha dan analisis perpajakan yang dilakukan oleh PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk tahun 2018. Educoretax, 2(3), 208–216. https://doi.org/10.54957/educoretax.v2i3.264

Banjarnahor, M. S. G., Muslindra, N. A., Sitanggang, S. A., & Wijaya, S. (2023). Analisa perpajakan atas aksi korporasi PT Indosat Ooredoo dan PT Hutchison Tri Indonesia. Akuntansiku, 2(1), 59–66. https://doi.org/10.54957/akuntansiku.v2i1.348

Berutu, A. G. (2022). Pasar modal syariah Indonesia: Konsep dan produk. https://doi.org/10.31219/osf.io/2n7tw

Fauzi, A. (2016). Obligasi antara profit dan risiko: Sebuah kajian fiqih normatif dan sosiologis. Tribakti Jurnal Pemikiran Keislaman, 26(1), 159–180. https://doi.org/10.33367/tribakti.v26i1.208

Fauzi, A., & Nurmatias, N. (2015). Pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel intervening pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2013. Ekonomi dan Bisnis, 2(2), 177–202. https://doi.org/10.35590/jeb.v2i2.719

Fuadi, A. (2020). Inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap indeks saham syariah Indonesia. Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa, 5(01), 1–12. https://doi.org/10.37366/akubis.v5i01.102

Gorib, R. I., & Asbaruna, L. W. (2022). Investasi berbasis syari’ah di Indonesia. Jurnal Maps (Manajemen Perbankan Syariah), 5(2), 63–75. https://doi.org/10.32627/maps.v5i2.428

Hafidz, D. P., & Farizy, M. R. A. (2023). Perlindungan hukum pemegang saham terhadap tindakan penarikan kembali saham ditinjau dari Undang-Undang Perseroan Terbatas. Jurnal Ilmu Kenotariatan, 4(1), 65. https://doi.org/10.19184/jik.v4i1.39032

Handayani, A., Sunarti, I., Atika, N., Nurbaiti, S., & Hendra, J. (2024). Produk dan mekanisme pasar modal serta tata cara perdagangan efek. Mantap Journal of Management Accounting Tax and Production, 2(2), 342–348. https://doi.org/10.57235/mantap.v2i2.2707

Haryanto, H., & Lina, L. (2023). Effect of stock split on abnormal return, trading volume activity, stock price, bid-ask spread, and systematic risk of companies. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 11(2), 184–194. https://doi.org/10.26905/jmdk.v11i2.10968

Ilman, A. N. (2021). Hukum perbankan syariah dan pasar modal syariah yang berperan sebagai jantung ekonomi. https://doi.org/10.31219/osf.io/ba6qn

Jufendri, J., Nurnasrina, N., & Sunandar, H. (2023). Manajemen ekuitas dan likuiditas pada bank syariah di Indonesia. Money Journal of Financial and Islamic Banking, 1(1), 44–52. https://doi.org/10.31004/money.v1i1.10588

Kania, N., Kartikasari, R., & Djukardi, E. (2020). Penerbitan saham bank BUMD terbuka tanpa hak memesan efek terlebih dahulu dihubungkan dengan fungsi pasar modal sebagai alternatif pembiayaan perusahaan dan investasi. Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.23920/jphp.v2i1.290

Khairandy, R. (2013). Karakter hukum perusahaan perseroan dan status hukum kekayaan yang dimilikinya. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 20(1), 81–97. https://doi.org/10.20885/iustum.vol20.iss1.art5

MAKSI, M. M. (2012). Volume 3 Nomor 2 Desember 2012. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Goodwill, 3(2). https://doi.org/10.35800/jjs.v3i2.1046

Maulana, M. I., & Yuliana, I. (2022). Analysis of the effect of stock split corporate action on stock prices with liquidity as an intervening variable. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 42–48. https://doi.org/10.26905/jmdk.v10i1.6895

Mengga, G. S. M., & Batara, M. (2021). Analisis perbandingan harga saham dan volume perdagangan saham sebelum dan sesudah stock split pada masa pandemi. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Terapan (Jesit), 2(2), 191–206. https://doi.org/10.47178/jesit.v2i2.1391

Mulyani, S., & Jamilah, S. (2022). Implementasi manajemen dana pada bank syariah. An-Nisbah Jurnal Perbankan Syariah, 3(1), 41–51. https://doi.org/10.51339/nisbah.v3i1.387

Nasarudin, M. I. (1979). Surat saham sebagai instrumen pasar modal dan permasalahannya. Jurnal Hukum & Pembangunan, 9(2), 162. https://doi.org/10.21143/jhp.vol9.no2.744

Prebawa, P. A. W., Aji, W. K., Evantri, A. F., Fajri, L., & Wijaya, S. (2022). Aksi korporasi perusahaan terbuka terhadap peraturan perpajakan (studi kasus PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk). Educoretax, 2(3), 217–228. https://doi.org/10.54957/educoretax.v2i3.270

Rasjid, H. (2022). Nilai perusahaan dan asset liabilitas: Studi pada industri perbankan. https://doi.org/10.31219/osf.io/4ndcu

Renaldo, N., Junaedi, A. T., Sudarno, S., Suhardjo, S., Suyono, S., Andi, A., Fadrul, F., & Veronica, K. (2023). Manajemen utang untuk perencana keuangan perusahaan (target Generasi Z). Judikat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.35145/judikat.v3i1.2887

Sari, M. B. S., & Sari, C. M. (2022). Pengaruh inflasi, BI 7 day repo rate, dan nilai tukar terhadap harga saham pada PT Adaro Energy Indonesia. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial Ekonomi Budaya Teknologi dan Pendidikan, 1(11), 2409–2420. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i11.349

Silalahi, I. K., & Sayidah, N. (2014). Konsep dan manfaat pengaturan saham tanpa nilai nominal dalam pasar modal Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 14(2). https://doi.org/10.20884/1.jdh.2014.14.2.289

Tauratiya, T. (2020). Analisis yuridis instrumen dan mekanisme transaksi pasar modal syariah di Indonesia. Asy-Syar’iyyah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Perbankan Islam, 5(1), 104–123. https://doi.org/10.32923/asy.v5i1.1192

Wijaya, A. R. (2022). Analisis hukum atas penerapan klasifikasi saham dengan hak suara multipel di pasar modal Indonesia. Al-Adl: Jurnal Hukum, 14(2), 367. https://doi.org/10.31602/al-adl.v14i2.6935

Downloads

Published

2026-01-01

Issue

Section

Articles